Bebas Jerawat dengan Steam Facial

WAJAH mulus bebas jerawat tidak melulu mesti didapat dengan rajin berkunjung ke salon untuk melakukan perawatan. Di rumah Anda pun bisa melakukan perawatan sendiri dengan melakukan steam facial.

Pori-pori wajah dapat tersumbat oleh tabir surya, make-up, atau keringat akibat aktivitas yang Anda lakukan di luar ruangan. Dengan melakukan steam facial secara teratur, kulit wajah kembali bersih dan bebas dari risiko komedo dan jerawat.

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah melakukan steam facial sendiri di rumah:

1. Dalam sebuah panci, jerang air yang telah dicampurkan dengan bahan herbal, kantong teh, atau essential oil favorit Anda. Panaskan air hingga menghasilkan uap yang cukup panas dan bertahan selama paling tidak 10 menit. Pastikan air tidak terlalu panas, karena uap yang super panas akan menyakiti wajah Anda.

2. Letakkan panci di atas meja setelah dialasi selembar handuk, atau tuangkan dulu air dari panci ke dalam baskom. Setelah itu, posisikan wajah di atas panci atau baskom tersebut, dengan selembar handuk lebar menutupi kepala Anda guna memerangkap uap yang dihasilkan air panas. Pejamkan mata selagi keringat mengucur deras dari wajah. Sebelumnya, pastikan wajah telah dibersihkan terlebih dulu menggunakan pembersih wajah yang lembut.

3. Setelah 10 menit, basuh wajah dengan air dingin, lantas oleskan pelembap untuk menyejukkan wajah.

Steam facial berguna untuk melonggarkan pori-pori kulit, guna mengeluarkan kotoran penyumbat kulit wajah dan membersihkannya secara sempurna. Jadikan perawatan ini sebagai ritual kecantian mingguan (1-2 kali dalam seminggu), atau sekali dalam sebulan. Dengan perawatan teratur, Anda akan mendapatkan kulit lebih sehat, lembut, cantik dan bersinar.

Bahasa Indonesia, Bahasa Ngetop ke-5 di Facebook

Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang paling banyak digunakan kelima di situs jejaring sosial Facebook. Berdasarkan laporan terkini mengenai studi bahasa dalam situs sosial Facebook, bahasa Indonesia ada di bawah bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, dan Turki.

Survei yang dilakukan perusahaan penelitian Inside Network mengatakan, lebih dari 20 juta penutur bahasa Indonesia menggunakan Facebook.

Bahasa paling populer di Facebook adalah Bahasa Inggris dengan 52 persen. Di tempat kedua dengan jarak cukup jauh diduduki Bahasa Spanyol dengan varian-variannya sebanyak 15 persen. Berikutnya berturut-turut adalah Bahasa Turki, Prancis, dan Indonesia dengan masing-masing sekitar 5 persen dari pengguna.

Kemudian, menyusul Bahasa Italia dengan 3,9 persen dan Jerman dengan sekitar 2,7 persen. Bahasa paling populer di Facebook berikutnya adalah Bahasa China dan Portugis. Jumlah pengguna Facebook sendiri secara keseluruhan mencapai 400 juta orang.

Bahasa Indonesia juga menjadi satu-satunya bahasa di Asia Tenggara yang mampu menembus lima besar bahasa terpopuler di Facebook. Padahal, kondisi infrastruktur telekomunikasi di Indonesia belum sebaik negara lain di Asia. Selain itu, akses komputer di tanah air juga masih sangat terbatas bagi 234 juta penduduk Indonesia.

Menurut Inside Facebook yang berbasis di California, Amerika Serikat, kondisi ini menciptakan peluang untuk mengeruk keuntungan dari negara yang bahasa nasionalnya banyak digunakan.

“Seiring dengan perkembangan Facebook di seluruh dunia, dan dengan bertambahnya para pengguna baru di negara-negara luar AS, bahasa yang digunakan pengguna Facebook merupakan faktor penting bagi pelaku dan pengembang pasar,” kata juru bicara Inside Network, seperti dikutip dari InsideFacebook. Inside Network juga menekankan betapa pentingnya menyesuaikan situs Facebook dengan budaya dan nilai-nilai setempat.

Tips Usaha Warnet

Semakin dikenalnya teknologi internet oleh masyarakat umum, membuka peluang bagi warnet untuk terus berkembang.
Berikut sedikit tips bagi yang ingin membuka usaha warnet.

1. Tempat, merupakan faktor penting dalam membuka usaha warnet. Posisi menentukan prestasi.
2. Kenyamanan, terutama AC, agar pengguna warnet betah berlama-lama di ruang warnet
3. Koneksi internet yang cepat dan mempunyai kehandalan yang tinggi.
4. Harga yang relatif bersaing dengan yang lain.
5. Game centre
6. Dilengkapi cafe, fotocopy, printer dan scanner
7. Pelayanan yang ramah

Pengguna warnet/user membutuhkan privasi dalam ber-internet, jadi usahakan membuat ruangan yang cukup nyaman.
Komputer dengan spesifikasi yang prima dan selalu di-maintain. Spesifikasi Komputer yang lambat seringkali membuat user menjadi kesal.
Pengadaan minuman ringan dan snack akan sangat membantu menambah income/pendapatan warnet disamping menambah kenyamanan user.
Penyedia koneksi internet/Operator yang komunikatif dan mempunyai jaringan yang handal. Jika jaringan sering terganggu akan mempengaruhi citra warnet.
Billing untuk mempermudah user dalam menggunakan komputer dan mempermudah perincian laporan keuangan warnet.
Cari ISP yang sudah cukup berpengalaman dalam bidangnya yang tentu saja tidak lepas dari kesiapan 24 x 7 customer service nya.

Usaha warnet sebetulnya tidak terlalu sulit untuk didirikan dan dikelola. Cukup membeli beberapa buah komputer kemudian menginstalnya dengan software, membuat jaringan agar komputer satu dengan yang lainnya terhubung, dan akhirnya menghubungkan koneksi internet ke jaringan tersebut, maka jadilah warnet.

Cara mengelolanya juga tidak diperlukan orang-orang yang mempunyai skill tinggi yang mahal. Semua orang bisa melakukannya asalkan dia mengerti komputer.

Selain dari kemudahan-kemudahan tadi, trend teknologi yang semakin berkembang juga mempunyai andil besar dalam pembentukan pasar dari usaha warnet. Komunikasi dan informasi tiada batas itulah yang ditawarkan internet.

Dua hal yang dibutuhkan suatu peradaban untuk maju, jika tidak mau tertinggal dari peradaban lain. Inilah yang menyebabkan semakin banyak masyarakat yang menjadi pengguna internet. Artinya, semakin banyak pula yang membutuhkan warnet.

Semakin banyaknya usaha warnet membuat persaingan semakin ketat. Untuk itu, para pengusaha warnet dituntut lebih kreatif dan memberikan pelayanan yang lebih agar pelanggan tetap merasa puas. Dengan begitu tidak perlu untuk menurunkan harga, namun dituntut untuk menambah nilai tersendiri.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membuka usaha warnet yang akan menambah penghasilan Anda:

1. Biaya Listrik

Biaya listrik usaha warnet per bulan ditentukan oleh kebutuhan listrik dari warnet tersebut. Untuk memperkirakan biaya listrik yang wajar, tentu harus di analisa dulu seberapa besar kebutuhan daya listrik.

2. Biaya koneksi jaringan internet

Berbicara biaya koneksi, maka pilihannya beragam dan bergantung kepada lebar bandwidth, media koneksi, kualitas dan lain sebagainya. Keterangan mengenai hal ini bisa dibaca di warnetpedia. Sebaiknya, tentukan dulu kebutuhan bandwidth untuk usaha warnet Anda, baru berbicara biaya koneksi. Untuk biaya dapat dilihat dari situs-situs ISP di Indonesia.

3. Mungkinkah usaha warnet Anda bertahan?

Tentu bisa. Yang menentukan adalah kemampuan manajemen usaha warnet tersebut, apakah bisa bertahan menghadapi persaingan. Persaingan di sini harus dilihat secara general. Saingan warnet bukan cuma warnet tetangganya. ISP juga saingan warnet, sebab ada produk-produk layanan mereka yang bersaingan langsung dengan warnet.

PC/Notebook murah juga saingan warnet. Kombinasi antara PC/Notebook murah dan Produk ISP yang murah atau akses Wifi gratis adalah ancaman yang nyata bagi keberadaan Warnet. Karena itu, dalam membuat usaha warnet harus bisa menempatkan target pasar dan pelayanannya dengan tepat, jika tidak ingin tersingkir dari persaingan.

4. Antara warnet dan game online

Pertanyaan ini sulit dijawab tanpa adanya data akurat. Pengalaman setiap orang bisa berbeda, tetapi kita bisa menganalisanya sebagai berikut: warnet biasanya tidak perlu spesifikasi komputer setinggi game center. Dari sisi harga, warnet umumnya di atas game center yang justru membutuhkan spesifikasi komputer yang lebih tinggi.

Namun, secara kasat mata, game center lebih ramai dari warnet. Beberapa usaha warnet juga menyediakan game online sebagai bagian dari pelayanan mereka. Saya kira inilah jalan tengah terbaik dengan catatan bahwa pengguna game dan warnet dipisahkan, mengingat karakter keduanya sangat berbeda.

5. Tingkat Okupansi.

Tingkat okupansi yang umum adalah 7 – 9 jam. Di bawah 7 jam maka warnet itu terhitung sepi. Sementara di atas 9 jam warnet tersebut terhitung ramai (sekali). Jarang sekali ada warnet yang memiliki tingkat okupansi di atas 9 jam.

Skuad Piala Dunia Grup H

Grup H

SPANYOL
Pelatih: Vicente del Bosque.

Kiper: Iker Casillas (Real Madrid), Pepe Reina (Liverpool), Victor Valdes (Barcelona).

Belakang: Raul Albiol (Real Madrid), Alvaro Arbeloa (Real Madrid), Joan Capdevila (Villarreal), Carlos Marchena (Valencia), Gerard Pique (Barcelona), Carles Puyol (Barcelona), Sergio Ramos (Real Madrid).

Tengah: Xabi Alonso (Real Madrid), Sergio Busquets (Barcelona), Cesc Fabregas (Arsenal), Andres Iniesta (Barcelona), Javi Martinez (Athletic Bilbao), David Silva (Valencia), Xavi (Barcelona).

Depan: Jesus Navas (Sevilla), Juan Mata (Valencia), Pedro (Barcelona), Fernando Llorente (Athletic Bilbao), Fernando Torres (Liverpool), David Villa (Valencia).

SWISS
Pelatih: Ottmar Hitzfeld

Kiper: Diego Benaglio (VfL Wolfsburg), Johnny Leoni (FC Zurich), Marco Woelfli (Young Boys Berne).

Belakang: Mario Eggimann (Hanover 96), Stephane Grichting (Auxerre), Stephan Lichtsteiner (Lazio), Philippe Senderos (Arsenal), Ludovic Magnin (FC Zurich), Steve Von Bergen (Hertha Berlin), Reto Ziegler (Sampdoria).

Tengah: Tranquillo Barnetta (Bayer Leverkusen), Valon Behrami (West Ham United), Gelson Fernandes (St Etienne), Benjamin Huggel (FC Basel), Marco Padalino (Sampdoria), Pirmin Schwegler (Eintracht Frankfurt), Goklan Inler (Udinese).

Depan: Eren Derdiyok (Bayer Leverkusen), Alexander Frei (FC Basel), Blaise Nkufo (Twente Enschede), Hakan Yakin (FC Luzern), Xherdan Shaqiri (FC Basel), Marco Streller (FC Basel).

HONDURAS
Pelatih: Reinaldo Rueda

Kiper: Noel Valladares, Donis Escober (both Olimpia), Ricardo Canales (Motagua).

Belakang: Sergio Mendoza, Emilio Izaguirre (both Motagua), Mauricio Sabillon (Hangzhou Greentown), Osman Chavez (Platense), Johnny Palacios, Boniek Garcia (both Olimpia), Maynor Figueroa (Wigan Athletic), Victor Bernardez (Anderlecht).

Tengah: Danilo Turcios, Ramon Nunez (both limpia), Hendry Thomas (Wigan Athletic), Edgard Alvarez (Bari), Roger Espinoza (Kansas City Wizards), Amado Guevara (Motagua), Wilson Palacios (Tottenham Hotspur), Julio Cesar de Leon (Torino).

Depan: Walter Martinez (Marathon), Georgie Welcome (Motagua), Carlos Pavon (Real Espana), David Suazo (Genoa).

CHILI
Pelatih: Marcelo Bielsa

Kiper: Claudio Bravo (Real Sociedad), Miguel Pinto (Universidad de Chile), Luis Marin (Union Espanola).

Belakang: Pablo Contreras (PAOK Athens), Ismael Fuentes (Universidad Catolica), Mauricio Isla (Udinese), Gonzalo Jara (West Bromwich Albion), Gary Medel (Boca Juniors), Waldo Ponce (Universidad Catolica), Arturo Vidal (Bayer Leverkusen).

Tengah: Rodrigo Tello (Besiktas), Gonzalo Fierro (Flamengo), Carlos Carmona (Reggina), Marco Estrada (Universidad de Chile), Rodrigo Millar (Colo Colo), Matias Fernandez (Sporting), Jorge Valdivia (Al Ain).

Depan: Mark Gonzalez (CSKA Moscow), Esteban Paredes (Colo Colo), Juan Beausejour (America), Fabian Orellana (Xeres), Alexis Sanchez (Udinese), Humberto Suazo (Real Zaragoza).

Skuad Piala Dunia Grup G

Grup G

BRAZIL
Pelatih: Dunga

Kiper: Julio Cesar (Inter Milan), Doni (AS Roma), Gomes (Tottenham Hotspur).

Belakang: Maicon (Inter Milan), Daniel Alves (Barcelona), Michel Bastos (Olympique Lyon), Gilberto (Cruzeiro), Lucio (Inter Milan), Juan (AS Roma), Luisao (Benfica), Thiago Silva (AC Milan).

Tengah: Gilberto Silva (Panathinaikos), Felipe Melo (Fiorentina), Ramires (Benfica), Elano (Galatasaray), Kaka (Real Madrid), Julio Baptista (Roma), Kleberson (Flamengo), Josue (VfL Wolfsburg).

Depan: Robinho (Manchester City), Luis Fabiano (Sevilla), Nilmar (Villarreal), Grafite (VfL Wolfsburg).

KOREA UTARA
Pelatih: Kim Jong-hun

Kiper: Kim Myong-gil (Amrokgang), Kim Myong-won (Amrokgang), Ri Myong-guk (Pyongyang City).

Belakang: Cha Jong-hyok (Amrokgang), Nam Song-chol (April 25), Pak Chol-jin (Amrokgang), Pak Nam-chol (Amrokgang), Ri Jun-il (Sobaeksu), Ri Kwang-chon (April 25), Ri Kwang-hyok (Kyonggongop).

Tengah: An Yong-hak (Omiya Ardija), Ji Yun-nam (April 25), Kim Kyong-il (Rimyongsu), Kim Yong-jun (Pyongyang City), Mun In-guk (April 25), Ri Chol-myong (Pyongyang City), Pak Nam-chol (April 25), Pak Sung-hyok (Sobaeksu).

Depan: An Chol-hyok (Rimyongsu), Choe Kum-chol (April 25), Hong Yong-jo (Rostov), Jong Tae-se (Kawasaki Frontale), Kim Kum-il (April 25).

PANTAI GADING
Pelatih: Sven-Goran Eriksson

Kiper: Boubacar Barry (Lokeren), Aristides Zogbo (Maccabi Netanya), Daniel Yeboah (ASEC Abidjan).

Belakang: Souleymane Bamba (Hibernian), Arthur Boka (VfB Stuttgart), Guy Demel (Hamburg SV), Emmanuel Eboue (Arsenal), Steve Gohouri (Wigan Athletic), Siaka Tiene (Valenciennes), Kolo Toure (Manchester City), Benjamin Brou Angoua (Valenciennes).

Tengah: Jean-Jacques Gosso Gosso (Monaco), Abdelkader Keita (Galatasaray), Emmanuel Kone (International Curtea Arges), Gervais Yao Kouassi (Lille), Christian Koffi Ndri (Sevilla), Cheik Ismael Tiote (Twente Enschede), Yaya Toure (Barcelona), Didier Zokora (Sevilla).

Depan: Aruna Dindane (Lekhwiya), Seydou Doumbia (Young Boys Berne), Didier Drogba (Chelsea), Salomon Kalou (Chelsea).

PORTUGAL
Pelatih: Carlos Queiroz

Kiper: Eduardo (Braga), Daniel Fernandes (Iraklis), Beto (Porto).

Belakang: Miguel (Valencia), Paulo Ferreira (Chelsea), Ricardo Carvalho (Chelsea), Bruno Alves (Porto), Rolando (Porto), Ricardo Costa (Valencia), Duda (Malaga), Fabio Coentrao (Benfica).

Tengah: Pedro Mendes (Sporting), Pepe (Real Madrid), Tiago (Atletico Madrid), Deco (Chelsea), Raul Meireles (Porto), Miguel Veloso (Sporting).

Depan: Simao Sabrosa (Atletico Madrid), Danny (Zenit St Petersburg), Liedson (Sporting), Hugo Almeida (Werder Bremen), Cristiano Ronaldo (Real Madrid), Nani (Manchester United).

Skuad Piala Dunia Grup F

Grup F

ITALIA
Pelatih: Marcello Lippi

Kiper: Gianluigi Buffon (Juventus), Morgan De Sanctis (Napoli), Federico Marchetti (Cagliari).

Belakang: Salvatore Bocchetti (Genoa), Leonardo Bonucci (Bari), Fabio Cannavaro (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Domenico Criscito (Genoa), Christian Maggio (Napoli), Gianluca Zambrotta (AC Milan).

Tengah: Mauro Camoranesi (Juventus), Daniele De Rossi (AS Roma), Gennaro Gattuso (AC Milan), Claudio Marchisio (Juventus), Riccardo Montolivo (Fiorentina), Angelo Palombo (Sampdoria), Simone Pepe (Udinese), Andrea Pirlo (AC Milan).

Depan: Antonio Di Natale (Udinese), Alberto Gilardino (Fiorentina), Vincenzo Iaquinta (Juventus), Giampaolo Pazzini (Sampdoria), Fabio Quagliarella (Napoli).

PARAGUAY
Pelatih: Gerardo Martino

Kiper: Justo Villar (Real Valladolid), Aldo Bobadilla (Independiente Medellin), Diego Barreto (Cerro Porteno).

Belakang: Denis Caniza (Leon), Paulo Da Silva (Sunderland), Claudio Morel (Boca Juniors), Julio Cesar Caceres (Atletico Mineiro), Carlos Bonet (Olimpia), Dario Veron (Pumas UNAM), Aureliano Torres (San Lorenzo), Antolin Alcaraz (Wigan Athletic).

Tengah: Edgar Barreto (Atalanta), Cristian Riveros (Sunderland), Jonathan Santana (VfL Wolfsburg), Victor Caceres (Libertad), Enrique Vera (LDU Quito), Nestor Ortigoza (Argentinos Juniors).

Depan: Roque Santa Cruz (Manchester City), Nelson Haedo Valdez, Lucas Barrios (both Borussia Dortmund), Oscar Cardozo (Benfica), Edgar Benitez (Pachuca), Rodolfo Gamarra (Libertad).

SELANDIA BARU
Pelatih: Ricki Herbert

Kiper: James Bannatyne (Team Wellington), Glen Moss (Melbourne Victory) Mark Paston (Wellington Phoenix).

Belakang: Andy Boyens (New York Red Bulls), Tony Lochhead (Wellington Phoenix), Ryan Nelsen (Blackburn Rovers), Winston Reid (FC Midtjylland), Ben Sigmund (Wellington Phoenix), Tommy Smith (Ipswich Town), Ivan Vicelich (Auckland City).

Tengah: Andy Barron (Team Wellington), Leo Bertos (Wellington Phoenix), Jeremy Brockie (Newcastle Jets), Tim Brown (Wellington Phoenix), Jeremy Christie (Tampa Bay Rowdies), Aaron Clapham (Canterbury United), Simon Elliott (unattached), Michael McGlinchey (Central Coast Mariners), David Mulligan (unattached).

Depan: Rory Fallon (Plymouth Argyle), Chris Killen (Middlesbrough), Shane Smeltz (Gold Coast), Chris Wood (West Bromwich Albion).

SLOWAKIA
Pelatih: Vladimir Weiss

Kiper: Jan Mucha (Legia Warsaw), Dusan Kuciak (Vaslui), Dusan Permis (Dundee United).

Belakang: Peter Pekarik (VfL Wolfsburg), Martin Petras (Cesena), Martin Skrtel (Liverpool), Jan Durica (Lokomotiv Moscow), Radoslav Zabavnik (Mainz), Marek Cech (West Bromwich Albion), Kornel Salata (Slovan Bratislava).

Tengah: Kamil Kopunek (Spartak Trnava), Jan Kozak (Timisoara), Juraj Kucka (Sparta Prague), Marek Sapara (Ankaragucu), Marek Hamsik (Napoli), Vladimir Weiss (Manchester City), Miroslav Stoch (Chelsea), Zdeno Strba (Skoda Xanthi).

Depan: Stanislav Sestak (VfL Bochum), Erik Jendrisek (Schalke 04), Robert Vittek (Lille), Martin Jakubko (Saturn Ramenskoye), Filip Holosko (Besiktas).

Skuad Piala Dunia Grup E

Grup E

BELANDA
Pelatih: Bert van Marwijk

Kiper: Maarten Stekelenburg (Ajax Amsterdam), Sander Boschker (Twente Enschede), Michel Vorm (Utrecht).

Belakang: Khalid Boulahrouz (VFB Stuttgart), Edson Braafheid (Celtic Glasgow), Giovanni van Bronckhorst (Feyenoord), John Heitinga (Everton), Joris Mathijsen (SV Hamburg), Andre Ooijer (PSV Eindhoven), Gregory van der Wiel (Ajax Amsterdam).

Tengah: Ibrahim Afellay (PSV Eindhoven), Mark van Bommel (Bayern Munich), Nigel de Jong (Manchester City), Stijn Schaars (AZ Alkmaar), Wesley Sneijder (Internazionale), Rafael van der Vaart (Real Madrid), Demy de Zeeuw (Ajax Amsterdam).

Depan: Ryan Babel (Liverpool), Eljero Elia (SV Hamburg), Klaas Jan Huntelaar (AC Milan), Dirk Kuyt (Liverpool), Robin van Persie (Arsenal), Arjen Robben (Bayern Munich).

DENMARK
Pelatih: Martin Olsen

Kiper: Thomas Sorensen (Stoke City), Stephan Andersen (Brondby), Jesper Christiansen (FC Copenhagen).

Belakang: William Kvist (FC Copenhagen), Simon Kjaer (Palermo), Lars Jacobsen (Blackburn Rovers), Per Kroldrup (Fiorentina), Daniel Agger (Liverpool), Patrick Mtiliga (Malaga), Simon Poulsen (AZ Alkmaar).

Tengah: Martin Jorgensen (AGF Aarhus), Christian Poulsen (Juventus), Jakob Poulsen (AGF Aarhus), Dennis Rommedahl (Ajax Amsterdam), Thomas Kahlenberg (VfL Wolfsburg), Thomas Enevoldsen (FC Groningen), Christian Eriksen (Ajax Amsterdam), Mikkel Beckmann (Randers), Daniel Jensen (Werder Bremen), Jepser Gronkjaer (FC Copenhagen).

Depan: Jon Dahl Tomasson (Feyenoord), Soren Larsen (MSV Duisburg), Nicklas Bendtner (Arsenal).

JEPANG
Pelatih: Takeshi Okada

Kiper: Seigo Narazaki (Nagoya Grampus), Eiji Kawashima (Kawasaki Frontale), Yoshikatsu Kawaguchi (Jubilo Iwata).

Belakang:Yuji Nakazawa (Yokohama F-Marinos), Tulio (Nagoya Grampus), Yasuyuki Konno (FC Tokyo), Daiki Iwamasa (Kashima Antlers), Yuichi Komano (Jubilo Iwata), Yuto Nagatomo (FC Tokyo), Atsuto Uchida (Kashima Antlers).

Tengah: Shunsuke Nakamura (Yokohama F-Marinos), Yasuhito Endo (Gamba Osaka), Kengo Nakamura (Kawasaki Frontale), Junichi Inamoto (Kawasaki Frontale), Yuki Abe (Urawa Reds), Makoto Hasebe (VfL Wolfsburg), Keisuke Honda (CSKA Moscow), Daisuke Matsui (Grenoble).

Depan: Shinji Okazaki (Shimizu S-Pulse), Keiji Tamada (Nagoya Grampus), Yoshito Okubo (Vissel Kobe), Takayuki Morimoto (Catania), Kisho Yano (Albirex Niigata).

KAMERUN
Pelatih: Paul Le Guen

Kiper: Guy Roland N`Dy Assembe (Valenciennes), Idriss Carlos Kameni (Espanyol), Hamidou Souleymanou (Kayserispor).

Belakang: Benoit Assou-Ekotto (Tottenham Hotspur), Sebastien Bassong (Tottenham Hotspur), Gaetan Bong (Valenciennes), Aurelien Chedjou (Lille), Geremi (Ankaragucu), Stephane Mbia (Olympique Marseille), Nicolas Nkoulou (Monaco), Rigobert Song (Trabzonspor).

Tengah: Achille Emana (Real Betis), Enoh Eyong (Ajax Amsterdam), Jean Makoun (Olympique Lyon), Georges Mandjeck (Kaiserslautern), Joel Matip (Schalke 04), Landry Nguemo (Celtic), Alexandre Song (Arsenal).

Depan: Vincent Aboubakar (Coton Sport), Eric Choupo-Moting (Nuremburg), Samuel Eto`o (Inter Milan), Mohamadou Idrissou (Freiburg), Achille Webo (Real Mallorca).