9 Tips Ketika BlackBerry Lemot

BlackBerry saat ini tak lagi cuma digunakan para profesional. Mulai dari pebisnis sampai anak sekolah sudah cukup akrab dengan handset besutan Research In Motion (RIM) itu.

Sayangnya, terkadang pengguna tidak memahami bahwa BlackBerry juga mempunyai keterbatasan dalam hal memori. Jejaring sosial, email, BBM Group dan BBM yang online secara non-stop mampu membuat BlackBerry ini menjadi lemot.

Hal ini ditandai dengan seringnya muncul ‘tanda jam’ atau ‘jam pasir’ ketika kita sedang menggunakan aplikasi di BlackBerry. Lantas bagaimana caranya kita bisa mengatasi BlackBerry yang sedang lemot? Berikut 9 tipsnya:

1. Install aplikasi yang penting
Kebanyakan aplikasi atau theme akan cukup menguras kemampuan dari memori. Cek kembali aplikasi-aplikasi apa saja yang kita biasa gunakan dan delete aplikasi atau theme yang menurut kita sudah jarang dipakai.

2. Batasi group BBM
Group BBM adalah penyumbang terbesar ‘sampah’ yang membuat BlackBerry kita menjadi lemot. Carilah group BBM yang benar-benar berguna, teman-teman kita yang lain toh masih bisa dihubungi melalui BBM pribadi, email, Twitter atau lainnya.

3. Tutup chat di BBM yang sudah selesai
Jika Anda merasa bahwa percakapan dengan seseorang itu penting, Anda dapat menyimpan percakapan tersebut di media card dengan melakukan setting di BBM – Options – Cari Save Chat History lalu pilih media card.

Namun jangan sampai, aktivitas percakapan yang sudah selesai jauh-jauh hari tetap Anda biarkan. Bijaklah menggunakan BBM, dimana salah satu caranya menutup aktivitas chat setiap obrolan selesai.

4. Hapus email yang tidak diperlukan.
Ini juga menjadi salah satu penyumbang lemot, terutama email yang memiliki attachment cukup besar. Saat anda melakukan delete biasanya akan muncul pilihan On Mailbox & Handheld (email di BlackBerry dan di Mailbox Server akan dihapus) atau On Handheld (hanya email di BlackBerry saja yang dihapus).

Kalau email yang akan anda hapus itu dirasa masih cukup penting, cukup pilih On Handheld saja. Email aslinya masih akan tersimpan di Mailbox (Yahoo, Google, atau klien email Anda lainnya).

5. Biasakan lakukan clear log dengan cara: tekan alt+LG+LG -> Menu BlackBerry -> Clear Log

6. Jika Anda sering Browsing, hapus cache memory di browser.
Caranya: Menu BlackBerry -> Browser -> Options -> Cache Operations -> clear history

7. Rajin-rajin lakukan pembersihan memori
Caranya: Menu BlackBerry -> Options -> Security Options -> Memory Cleaning -> Ubah status ke posisi ENABLE -> Menu BB -> Clean Now.

8. Maksimalkan penggunaan memori eksternal. Penyimpanan foto, lagu, video dan lainnya sebaiknya disimpan ke dalam memori eksternal atau media card.
Caranya setting: Menu BlackBerry -> Options -> Memory -> Ganti status media Card Support menjadi ON.

9. Tips yang paling ampuh saat BlackBerry Anda lemot adalah:
Soft Reset: Tekan bersamaan tombol Alt – Caps/tombol aA (sebelah kanan dekat tombol sym) – tombol del — selesai (Khusus BlackBerry yang menggunakan keyboard)

Hard Reset: Biasa dikenal pula dengan istilah cabut baterai. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi energi/daya listrik yang tertinggal. Biarkan selama maksimal 1 menit kemudian pasang kembali baterainya.

Semoga berguna…

 

sumber Detikcom 

Simpan Registry Windows dengan (Tweaking.com) Registry Backup

Bagi pengguna Windows, Registry merupakan bagian yang sangat penting. Berbagai setting/konfigurasi windows termasuk mayoritas program disimpan didalamnya. Tidak jarang kerusakan windows disebabkan karena registry yang rusak. Oleh karena itu melakukan penyimpanan (backup) registry sangatlah penting.

Meskipun backup registry bisa saja dilakukan secara manual atau menggunakan fungsi windows RegSaveKey dan RegRestoreKey tetapi cara ini tidak direkomendasikan. Microsoft merekomendasikan untuk melakukan backup dengan menggunakan Volume Shadow Copy Service. Salah satu software gratis yang sudah menggunakan teknik yang direkomendasikan Microsoft ini adalah Registry Backup buatan Tweaking.com.

Volume Shadow Copy Service merupakan kumpulan COM APIs (Application Programming Interface) yang mengimplementasikan sebuah cara dan mengijinkan pengguna windows melakukan backup meskipun ada aplikasi lain di sistem yang masih melakukan baca tulis didalamnya.

Backup Registry dengan menggunakan program ini sangat aman, karena selain menggunakan Volume Shadow Copy Service yang direkomendasikan windows, program ini juga tidak mengubah atau mengutak-atik file sistem windows.

Tersedia versi installer dan versi portable yang bisa kita gunakan langsung. Setelah download dan install (atau buka dan extract jika memilih versi portable), jalankan TweakingRegistryBackup.exe. Akan muncul tampilan utama Registry Backup. Sebelum melakukan backup, buka tab Setting dan atur dimana lokasi backup akan disimpan dibagian “Backup Location”. Jika sudah kembali ke menu (tab) Backup Registry. Klik tombol Backup Now untuk mulai melakukan proses backup yang biasanya hanya akan berlangsung beberapa detik saja.

Backup dapat dilakukan sesering mungkin, terutama penting dilakukan dalam beberapa kondisi seperti misalnya sebelum menginstall software baru, akan mengutak-atik registry, setelah pertama kali install windows, dan sebagainya.

Ketika windows ada masalah, maka kita bisa melakukan restore (mengembalikan keadaan registry) ke kondisi awal saat kita melakukan backup. Dengan program ini, restore registry bisa dilakukan melalui menu (tab) Restore Registry. Program ini dapat digunakan untuk Windows XP, 2003, Vista, 2008 & 7 (32 & 64 Bit).

Download Registry Backup

sumber : ebsoft