Download Alternatif Task Manager canggih, System Explorer

Sebagai pengguna komputer (windows) mungkin kita sudah terbiasa dengan Task Manager. Ketika ada berbagai masalah atau untuk memeriksa sistem, Task Manager biasanya menjadi andalan. Jika ingin fitur dan alternatif yang lebih canggih, kita bisa menggunakan software gratais dan portable System Explorer.

Sekitar 2 tahun yang lalu saya pernah menulis tentang menggunakan System Explorer untuk menjaga sistem komputer tetap terkendali. Ketika itu System Explorer masih versi 2.0 dan kini System Explorer sudah versi 3.8 dengan perubahan tampilan dan tentu berbagai fitur tambahan yang belum ada di versi terdahulu.

Selain mempunyai fitur seperti Task Manager, kita juga bisa mendapatkan fitur seperti aplikasi Autoruns dari SysInternals, yaitu memeriksa proses atau program apa yang berjalan setiap Windows aktif. Jadi ibarat dua atau lebih aplikasi dari SysInternals sekelas Process Explorer dan Autoruns dijadikan satu dalam aplikasi portable.

Itu hanya beberapa fitur yang ada, kemampuan atau fitur lebih lengkapnya antara lain sebagai berikut:

  • Mendapatkan informasi detail tentang Task, Process, Modul, Startup, IE Addons, Uninstallers, Windows, Services, Drivers, Connections dan File-file yang sedang terbuka.
  • Fitur untuk mengecek file yang mencurigakan melalui VirusTotal, Jotti atau melalui File Database
  • Melakukan monitor terhadap aktivitas program atau aplikasi yang berjalan termasuk perubahan sistem
  • Informasi grafik penggunaan penting “system resources”
  • WMI Browser dan informasi tambahan lainnya
  • Dukungan multi bahasa

Masing-masing fitur ditampilkan dalam tab seperti Google Chrome, kita bisa menampilkan fitur fungsi yang belum ada dengan klik icon tambah di samping tab yang ada. Seperti untuk bagian Processes kita bisa melihat aplikasi apa saja yang berjalan dan melalui klik kanan, kita akan mendapatkan berbagai fitur termasuk melakukan pengecekan ke VirusTotal, Jotti atau database internal SystemExplorer.net yang sudah mempunyai data lebih dari 5 juta.

System Explorer merupakan software gratis baik untuk personal maupun komersial yang dapat dijalankan di Windows XP, Vista dan Windows 7 (baik 32bit maupun 64bit). Tersedia versi Installer maupun Portable, selengkapnya silahkan mengunjungi halaman Download System Explorer

 

ebsoft 

Iklan

Cara mudah membuat Bootable USB drive dengan Rufus

Tidak jarang sebagian kita dihadapkan dengan kendala yang memerlukan booting komputer dari USB Flash drive (Flashdisk). Misalnya harus install ulang windows, Linux, update BIOS, Recovery password atau untuk sekedar memeriksa dan menganalisa sistem operasi. Salah satu software gratis & portable yang bisa kita gunakan adalah Rufus.

Sebelumnya saya sudah pernah mengulas berbagai software gratis untuk membuat bootable Windows (baca 5 Software Gratis membuat Bootable USB Windows). Kini ada lagi software gratis dan portable lainnya yang tidak kalah bagus, yaitu Rufus. Bahkan software ini tidak hanya untuk Installasi windows saja tetapi lebih dari itu.

Rufus merupakan Utility kecil dan ringan yang bisa digunakan untuk melakukan format dan membuat bootable USB Flash drive (flashdisk, memory stick dan lainnya). Dengan Rufus kita bisa menggunakan untuk berbagai hal, seperti:

  • Ingin menginstall sistem operasi dari USB baik Windows atau Linux
  • Ingin bekerja dengan perangkat semisal hardisk yang belum ada sistem operasi-nya
  • Untuk melakukan flash BIOS atau update Firmware dari DOS
  • Untuk menjalankan software yang membutuhkan akses low level, seperti low level format

Beberapa Kelebihan Rufus

Meskipun sebelumnya telah saya ulas berbagai software untuk membuat bootable USB, tetapi sebagian hanya untuk Windows dan beberapa juga terbatas untuk Windows Vista/7 saja. Lain halnya dengan Rufus, meskipun ukuran yang kecil, Rufus mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya:

  • Proses membuat bootable USB relatif lebih cepat (bahkan dibanding software seperti UNetBootin, untuk membuat bootable Windows 7 hampir 2 kali lebih cepat)
  • Ada pilihan yang menyertakan FreeDOS, sehingga bermanfaat misalnya untuk melakukan upgrade BIOS atau utility DOS lainnya
  • UKuran sangat kecil (hanya 146 KB tanpa FreeDOS dan 407 KB dengan FreeDOS) dan juga portable (tidak perlu install)
  • Adanya fitur untuk mengecek adanya “bad block”
  • Dapat digunakan untuk membuat bootable USB berbagai sistem operasi (windows dan Linux) serta utility recovery. Selengkapnya bisa melihat uraian dibawah

Berbagai sistem yang didukung Rufus cukup banyak diantaranya: Arch Linux, Archbang, CentOS, Damn Small Linux, Fedora, FreeDOS, Gentoo, gNewSense, Hiren’s Boot CD, Knoppix, Kubuntu, NT Password Registry Editor, OpenSUSE, Slackware, Tails, Ubuntu, Ultimate Boot CD, Windows 7, Windows 8 Developer Preview, Windows Vista, dan lainnya.

Penggunaan

Penggunaan software ini sangat mudah, setelah USB terpasang, jalankan Rufus. Maka akan tampil seperti halnya ketika akan melakukan format di Windows, dengan beberapa tambahan fitur, seperti informasi USB Flash drive, file system, pillihan ukuran cluster, Membuat label baru, cek adanya bad block, quick format, menambahkan label dan icon sendiri serta pemilihan file ISO.

Ketika membuat bootable USB, ada pilihan untuk membuat bootable MS-DOS, FreeDOS atau dari file ISO Image. Darimana kita mendapatkan file ISO? Untuk mendapatkan file ISO yang berisi sistem operasi, kita bisa membuatnya dari CD/DVD windows, linux atau lainnya dengan menggunakan software semisal ImageBurn.

Setelah pemilihan setting selesai, kita tinggal klik tombol Start untuk mulai membuat bootable USB flash drive dan tunggu sampai proses selesai. Bagi yang belu tahu bagaimana mengatur BIOS komputer/PC agar bisa booting dari USB Flash drive, bisa membaca artikle saya terdahulu tentang Mengatur BIOS agar bisa booting dari USB.

Download dan Info selengkapnya tentang Rufus kunjungi http://rufus.akeo.ie/

 

 

sumber:ebsoft  

 

Cara mudah membuat Bootable USB drive dengan Rufus

Tidak jarang sebagian kita dihadapkan dengan kendala yang memerlukan booting komputer dari USB Flash drive (Flashdisk). Misalnya harus install ulang windows, Linux, update BIOS, Recovery password atau untuk sekedar memeriksa dan menganalisa sistem operasi. Salah satu software gratis & portable yang bisa kita gunakan adalah Rufus.

Sebelumnya saya sudah pernah mengulas berbagai software gratis untuk membuat bootable Windows (baca 5 Software Gratis membuat Bootable USB Windows). Kini ada lagi software gratis dan portable lainnya yang tidak kalah bagus, yaitu Rufus. Bahkan software ini tidak hanya untuk Installasi windows saja tetapi lebih dari itu.

Rufus merupakan Utility kecil dan ringan yang bisa digunakan untuk melakukan format dan membuat bootable USB Flash drive (flashdisk, memory stick dan lainnya). Dengan Rufus kita bisa menggunakan untuk berbagai hal, seperti:

  • Ingin menginstall sistem operasi dari USB baik Windows atau Linux
  • Ingin bekerja dengan perangkat semisal hardisk yang belum ada sistem operasi-nya
  • Untuk melakukan flash BIOS atau update Firmware dari DOS
  • Untuk menjalankan software yang membutuhkan akses low level, seperti low level format

Beberapa Kelebihan Rufus

Meskipun sebelumnya telah saya ulas berbagai software untuk membuat bootable USB, tetapi sebagian hanya untuk Windows dan beberapa juga terbatas untuk Windows Vista/7 saja. Lain halnya dengan Rufus, meskipun ukuran yang kecil, Rufus mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya:

  • Proses membuat bootable USB relatif lebih cepat (bahkan dibanding software seperti UNetBootin, untuk membuat bootable Windows 7 hampir 2 kali lebih cepat)
  • Ada pilihan yang menyertakan FreeDOS, sehingga bermanfaat misalnya untuk melakukan upgrade BIOS atau utility DOS lainnya
  • UKuran sangat kecil (hanya 146 KB tanpa FreeDOS dan 407 KB dengan FreeDOS) dan juga portable (tidak perlu install)
  • Adanya fitur untuk mengecek adanya “bad block”
  • Dapat digunakan untuk membuat bootable USB berbagai sistem operasi (windows dan Linux) serta utility recovery. Selengkapnya bisa melihat uraian dibawah

Berbagai sistem yang didukung Rufus cukup banyak diantaranya: Arch Linux, Archbang, CentOS, Damn Small Linux, Fedora, FreeDOS, Gentoo, gNewSense, Hiren’s Boot CD, Knoppix, Kubuntu, NT Password Registry Editor, OpenSUSE, Slackware, Tails, Ubuntu, Ultimate Boot CD, Windows 7, Windows 8 Developer Preview, Windows Vista, dan lainnya.

Penggunaan

Penggunaan software ini sangat mudah, setelah USB terpasang, jalankan Rufus. Maka akan tampil seperti halnya ketika akan melakukan format di Windows, dengan beberapa tambahan fitur, seperti informasi USB Flash drive, file system, pillihan ukuran cluster, Membuat label baru, cek adanya bad block, quick format, menambahkan label dan icon sendiri serta pemilihan file ISO.

Ketika membuat bootable USB, ada pilihan untuk membuat bootable MS-DOS, FreeDOS atau dari file ISO Image. Darimana kita mendapatkan file ISO? Untuk mendapatkan file ISO yang berisi sistem operasi, kita bisa membuatnya dari CD/DVD windows, linux atau lainnya dengan menggunakan software semisal ImageBurn.

Setelah pemilihan setting selesai, kita tinggal klik tombol Start untuk mulai membuat bootable USB flash drive dan tunggu sampai proses selesai. Bagi yang belu tahu bagaimana mengatur BIOS komputer/PC agar bisa booting dari USB Flash drive, bisa membaca artikle saya terdahulu tentang Mengatur BIOS agar bisa booting dari USB.

Download dan Info selengkapnya tentang Rufus kunjungi http://rufus.akeo.ie/

 

 

sumber:ebsoft  

 

10 Ferrari Paling Menawan Sepanjang Masa

Ferrari dikenal sebagai mobil eksotis supermewah karya negeri Spaghetti, Italia. Supercar berlambang Kuda Jingkrak ini juga memiliki kecepatan yang selalu bisa diandalkan.

Dilansir majalah Forbes, Kamis 1 Maret 2012, produsen yang bermarkas di Maranello, Italia, memiliki budaya serta ciri khas tersendiri dari setiap Ferrari yang dibuat. Mulai dari segi desain, performa, hingga kekuatan.

Beberapa kejuaraan dunia pernah diikuti oleh tim Scuderia Ferrari, baik di ajang Formula One, Sport Car Racing, dan Daytona. Raihan prestasi yang ditorehkan di ajang balapan semakin melambungkan nama Ferrari.

Selain di ajang balap, Ferrari juga tampil memukau untuk digunakan sehari-hari. Berikut daftar 10 mobil Ferrari terkeren yang pernah dibuat versi majalah Forbes: 1-5 bisa Anda lihat di sini.

6. Ferrari 275 GTB/4 Berlinetta

Ferrari 275 GTB/4 ini dibuat untuk mengisi segmen klasik di samping Ferrari 250 GTO. Aroma balap pada mobil ini terlihat dari model kap yang melandai, lampu depan dengan kaca yang lebih cembung, dan sirip pada fender bagian  depan.

Ditambah lagi tampilan kaca spion kecil berlapis krom, bumper yang kecil, dan velg Borrani multi-spoke yang elegan. Mobil ini pernah dikemudikan aktris Amerika, Faye Dunaway dalam film ‘The Thomas Crown Affair’ dengan julukan ‘one of those red Italian things’.

7. Ferrari Dino 246 GTS (1971)

Nama Dino disematkan setelah era Ferrari Enzo, dan merupakan ‘anak’ dari Enzo. Ferrari Dino 246 GTS (1971) merupakan mobil pertama Ferrari dengan meletakkan mesin v-6 di belakang (mid-engine).

Desain Ferrari Dino yang menarik dengan sistem mid-engine, menjadikan contoh untuk desain Ferrari berikutnya.

8. Ferrari 365 GTS Daytona (1970)

Mobil elegan ini merupakan model dua pintu (coupe), yang menggabungkan desain mungil, namun modern. Seri GTS ini sangat langka, khususnya saat memasuki tahun 1980.

9. Ferrari 250 GTO Lusso (1964)

Mobil dua pintu (coupe) ini adalah salah satu Ferrari pertama yang dirancang dengan nuansa touring.

Ini terlihat dari tampilan di dalam kabin. Salah satunya, jok mobil yang dilapisi kulit mewah dengan aksen krom. Ferrari 250 GTO Lusso dimiliki oleh Eric Clapton. Musisi asal Inggris ini membelinya dari balai lelang dengan harga Rp21 miliar.

10. Ferrari 250 GTO (1962)

Ferrari 250 GTO (1962) adalah salah satu varian paling berharga yang pernah dimiliki Ferrari.  Mobil ini hanya diproduksi 39 unit antara tahun 1962 dan 1964, sehingga menjadikannya paling langka di antara model Ferrari lainnya.

GTO 250 pernah memenangi kejuaraan dunia FIA World Championship. Karena kelangkaannya, GTO dilelang dengan banderol Rp287 miliar. Desainer, Ralph Lauren dan drummer band Pink Floyd, Nick Mason, adalah dua orang yang memiliki mobil ini.