161 Jiwa Penduduk Terancam Tsunami di Pessel

mbauan waspada yang disampaikan pemerintah daerah kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan antisipasi bencana saja tidak cukup. Jika tidak tidak diiringi dengan pembangunan sarana evakuasi.

Hal ini cukup beralasan, sebab kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memang berada disepanjang garis pantai dari utara kota Padang hingga selatan batas kabupaten Muko Muko Provinsi Bengkulu sepanjang 243 kilometer. Pada garis pantai ini, masyarakat yang terancam keselamatanya mendekati sepertiga dari jumlah penduduk, atau 161 ribu jiwa dari 429 total jumlah penduduk yang ada.

Berdasarkan kajian dan analisa yang dilakukan Pemerintah daerah, ternyata dari 12 kecamatan yang ada di Pessel, sebanyak 10 kecamatan keselamatan warganya terancam. Sepuluh kecamatan itu adalah Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batang Kapas, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Pancung Soal dan Lunang Silaut.

Sedangkan diantara dua kecamatan itu, yang paling aman adalah Bayang Utara karena tidak berada di pasisir pantai, sedangkan kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, walau juga memiliki pantai, tapi tidak ada yang dijadikan sebagai pemukiman oleh warganya.

Saat ini, kecemasan warga terhadap ancaman gempa yang disertai tsunami itu sudah menjadi pembicaraan hangat disetiap kampung, terutama bagi warga pinggir pantai. Sebab sosialisasi dan imbauan waspada ini sudah disampaikan pemerintah berdasarkan kajian yang dilakukan para ahli di laut Mentawai yang berhadapan langsung dengan pesisir laut daerah itu.

“Dari 10 kecamatan yang terancam itu, yang paling merasakan dampak besar adalah kecamatan Lengayang, sebab kecamatan ini berada pada dataran yang luas dan tidak memiliki ketinggian yang bisa dijadikan tempat evakuasi atau pengungsian bila ancaman gempa yang diserta tsunami terjadi. Dikecamatan ini terdapat 10 kampung padat penduduk yang berada persis di bibir pantai dari 27 kampung yang ada. Diantaranya, Kapung Pasar Gompong, Pasar Miskin, Pasar Baru, Padang Marapalam, Karang Labuang, Pacuan, Pasar Lakitan, Lubuk Bagaluang, Koto Raya dan Palakek,” ungkap Al firdaus, tokoh masyarakat Lengayang

Iklan

Kaus Cantik dari ‘JIN’

Desain kaus JIN ini mengandalkan huruf-huruf kaligrafi yang indah secara acak.

Jin identik dengan makhluk halus yang suka menganggu manusia. Tetapi, desainer pria asal Arab Saudi, Khalid Zahid menggunakan nama JIN sebagai brand produk kaus rancangannya yang berdesain unik dan penuh dengan permainan grafis.

” Koleksi JIN adalah penggabungan antara keinginan, hati nurani, pikiran, jiwa, keinginan dasar dan pencapaian tertinggi,” kata Zahid, seperti dikutip dari Arab News.

Desain kaus JIN ini mengandalkan huruf-huruf kaligrafi yang indah secara acak tetapi menimbulkan daya tarik visual. Kombinasi ikon modern membentuk komposisi yang pas dengan ikon kuno.

Zahid memang terlihat ingin menampilkan desain kaus yang agresif. Mulai dari nama brand yang dipilih hingga desainnya yang tidak mengikuti mainstream. Desain kausnya memang lebih beragam dan banyak terinspirasi dari tokoh ternama, mulai dari Oum Kalthoum, hingga Ratu Elizabeth muda dan Audrey Hepburn.

“Karyaku tidak hanya terbatas pada ikon Arab, ini semua adalah penggambaran kebebasan berkreativitas,” kata Zahid.

Sebenarnya, pria berwajah tampan ini memiliki selera yang sangat urban dan cenderung punk rocker. “Aku suka spirit punk gothic, sangat estetis dan memengaruhi hasil kerjaku,” katanya.

Koleksi kaus dari JIN sudah dijual di Yellow Rat Bastard, New York, Amerika Serikat dan Sauce di Dubai. Penggemar kaus rancangan Zahid tidak terbatas pada remaja Arab, tetapi juga remaja dari berbagai belahan dunia. Hal ini menggambarkan desainnya yang berhasil menggabungkan garis rancang khas Arab dan modern.

UCAPAN / SMS HARI RAYA IDUL FITRI

>>Sabalun tabuah di guguah…
Sabalun dagiang di pupuah…
Sabalun baju rayo lusuah…
Sabalun hati ka luntuah…
Sabalun sinyal tagaduah…
Ka ganti sambah jo simpuah…
Sarato jari nan sapuluah…
Maaf di mintak dari jauh…
Dandam slamo ko di hati di basuah…
Cman bsk pagi lai kito akan melaksanakan sholat Id…
Minal aidzin walfa’izin…
MOHON MAAF LAHIR BATIEN
Selamat Hari Raya Idul Fitri

>>Misiii…
Mau minta map ne…
Klo ada salah kata,
Salah sikap,
Gak bales sms,
Gak ngangkat telepon,
Maapin yaaa!!!
Selamat hari raya idul fitri…..

>>Pengen dpt maap dari SEFAS???
Ketik: REG SEFAS
Krm ke 08137453xxxx
Sms yg kamu dpt langsung dari hp aku!
……
_becanda…
Met lebaran yach!!!
Maap lahir batien….

>>mohon di instal flashget di hati mu
agar bisa mendownload permintaan maafku
yang terhosting di hatiku paling dalam
berisi file mohon_maaf_lahir_batin.zip
di folder selamat_hari_raya_idul_fitri
pada alamat web http://minal-aidzin-wal-faidzin.com

>>sejak hp lahir di bumi,
silatuhrrahmi berganti cara.
Dulu saling mengunjungi,
Sekarang sms aja.
Pesan di kirim kesana kesini satu goni,
Bunyinya sama aja,
Asal ikhlas di hati,
Pulsa habis gak apa-apa.
Met idul fitri yaa!!!

**SMS Puasa Ramadhan :
>>Teman….kamu harus bisa melakukan tugasmu:
1. setting niat
2. upgrade iman
3. download sabar
4. delete dosa
5. approve maaf
6. search pahala
Marhaban ya Ramadhan….selamat berpuasa!!!!

>>Dari hati yang sebening vodka
Dengan hembusan nafas seharum ganja
Dengan jiwa seputih sabhu
Ku mohon maaf dari khilaf yang tak terjaga
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1431 H

>>Selamat datang di penerbangan RAMADHAN Air,
Flight no 1431 H, Tujuan IDUL FITRI,
Jarak tempuh 29/30 hari, jelajah ketinggian TAQWA tanpa batas,
Penerbangan ini bebas dari asap MAKSIAT,
Harap pakai sabuk pengaman dengan PUASA dan TARWIH,
Tegakkan sandaran kursi keimanan anda,
Lipat meja nafsu dan syahwat,
Serta buka jendela social melalui infak dan ZAKAT,
Jika cuaca buruk perbanyak ZIKIR, DOA dan TILAWAH,
Dan beramallah secara luar biasa,
Matikan semua alat komunikasi kemaksiatan anda,
Karna dapat merusak nilai Ibadah anda,
Insya Allah kita bisa mencapai tujuan taqwa,
Atas nama awak kabin yang bertugas:
Pilot DEVID, Co-Pilot SEFAS,
Pramugara http:devid.uiwap.com ,
Dan pramugari https://lengayangnews.wordpress.com ,
Mengucapkan : SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN.

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 10 September 2010

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1431 H jatuh pada hari Jumat, 10 September 2010. Hal itu diambil melalui sidang itsbat yang digelar malam ini.

“Dengan demikian tidak ada keraguan, secara aklamasi ditetapkan bulan ramadan disempurnakan 30 hari, sehingga 1 syawal ditetapkan 10 September 2010,” ujar Menag Suryadharma Ali dalam Sidang Itsbat di Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/9/2010).

Tok! Palu pun diketok oleh Suryadharma Ali sebagai tanda keputusan resmi Sidang Itsbat.

Keputusan ini sudah sesuai dengan hasil hisab ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah. Kedua ormas besar di Indonesia itu sejak awal Ramadan sudah menghitung kalau Idul Fitri akan jatuh pada 10 September 2010.

“Seperti dilaporkan bahwa hilal masih dibawah ufuk, bahwa awal bulan Syawal jatuh pada Jumat 10 September 2010,” kata Suryadharma.

Al Quran Mini Usia 250 Tahun Ada di Tangerang

Di Tangerang, Banten, terdapat Al Quran mini berukuran sekitar 2,5 cm X 2,5 cm yang berusia ratusan tahun. Al Quran yang memiliki ketebalan hanya 1 cm itu sudah diuji keasliannya oleh Balai Pustaka dan Perpustakaan Nasional.

“Perkiraan setelah diperiksa Balai Pustaka Indoensia, Al Quran ini berumur sekitar 250 tahun,” kata Haji Abdul Karim pemilik Al Quran mini peninggalan pendahulunya, seperti ditayangkan tvOne.

Menurut pria yang biasa dipanggil Haji Karim itu, butuh peralatan tambahan untuk membaca Al Quran mini. Alat tambahan itu yakni kaca pembesar dan jarum.

Kaca pembesar digunakan untuk melihat tulisan-tulisan Al Quran yang begitu kecil. Sedangkan jarum, digunakan untuk membuka lembaran-lembaran Al Quran.

Hasil uji yang dilakukan Perpustakaan Nasional bahwa Al Quran berukuran 2,5 cm X 2,5 cm itu asli. Bahkan, Al Quran itu sudah dipamerkan di Bait Al Quran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.

Al Quran itu merupakan warisan turun-temurun keluarga Harji Karim. Tetapi, kini Haji Karim berniat melego Al Quran nan-bersejarah itu. Uang hasil penjualan Al Quran mini yang berusia 250 tahun itu akan digunakan untuk kepentingan sosial. Anda berminat?

Tempat Pemandian PesSel Diserbu Pengunjung Balimau

Objek wisata tempat pemandian dibeberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) di Pessel diserbu pengunjung dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun diluar Pessel melakukan tradisi balimau memasuki bulan suci Ramadhan 1431 H, Selasa (10/8).

Objek wisata pemandian itu misalnya, Batu Kudo Taluk di Kecamatan Batangkapas, Timbulun Painan Kecamatan IV Jurai, Bayang Sani, Jembatan Akar Kecamatan Bayang Utara dan sebagainya.

Pantauan pesisirselatan.go.id di objek wisata pemandian Batu Kudo Taluk, puluhan pengunjung telah mulai memadati jalan kampung menuju tempat pemandian yang terletak sekitar 4 kilometer dari jalan raya pasar Taluk itu. Mereka datang dengan menaiki kenderaan roda 2 dan 4 dari berbagai daerah.

Pengunjung mayoritas usia 15 – 25 tahun. Diantara mereka membawa tas punggung (ransel) yang syarat padat isinya pakaian dan makanan.

Yudi (20) seorang pengunjung tempat Pemandian Batu Kudo Taluk mengatakan, acara balimau ini sudah merupakan bagian dari kehidupan para pemuda pemudi di kabupaten ini ketika akan memasuki bulan puasa. Mereka datang dari Kambang Kecamatan Lengayang bersama rombongan dengan menaiki mobil pick up.

Sejak usianya beranjak remaja, kegiatan balimau pergi bersama rombongan dengan menaiki mobil pick up yang biasa disebut berkompoy itu baru 3 kali dilakukannya. Menurutnya, seseorang merasakan hina dari kawan-kawan yang lain jika tidak ikut kompoy untuk balimau ini. Karena pemuda pemudi yang tidak ikut kompoy itu atau yang balimau hanya dirumah, mereka dianggap orang yang tidak memiliki uang (miskin).

Beda dengan Meri (17) pengunjung objek wisata Jembatan Akar. Dia datang bersama keluarganya ke Jembatan Akar dari Bukittinggi karena ingin melihat keindahan jembatan Akar yang disebut-sebut banyak orang selama ini.

Pengakuannya, ditempat itu, mereka tidak hanya dapat menikmati indahnya alam dan keunikan jembatan akar, sambil bersenda gurau bersama keluarga, dirinya juga menikmati sejuknya air yang mengalir deras dibawah pohon rindang tempat berpegangnya jembatan Akar

Tentara Israel Diperintah Hormati Ramadan

Tentara Israel yang berjaga di Tepi Barat diminta menahan diri dari makan, minum dan merokok di depan umum terutama di perbatasan dengan Palestina selama Ramadan. Mereka diminta “menunjukkan pengertian dan penghormatan yang tinggi” kepada warga Muslim yang berpuasa mulai Rabu, 11 Agustus 2010 ini.

Seperti dilansir the Jerusalem Post, tentara Israel juga dibekali dengan jadwal dan tradisi Ramadan. Pemerintahan Israel akan berkoordinasi dengan otoritas keagamaan Palestina mengenai jadwal sembahyang dan kegiataan keagamaan.

Selama Ramadan dan Lebaran nanti, Israel memperpanjang jam kerja sampai tengah malam di Jalama dan Rehan yang melintas Jenin, Beit Mishpat melintas ke Ramallah dan Rachel melintas ke Bethlehem. Keluarga Palestina bisa mengunjungi saudara di Israel sepanjang Ramadan. Juga ada 200 izin diberikan kepada warga negara Arab untuk masuk ke Judea dan Samaria karena alasan kemanusiaan.

Namun perintah ini dikecam Komite Warga Samaria. Tentara Israel dinilai lebih memperhatikan Islam daripada Yudaisme. “Apakah Menteri Pertahanan namanya Ehud Barak atau Ahmed Barak?” mereka bertanya, sinis

Akses ke Aqsa

Namun di tengah perubahan sikap tentara Israel ini, di saat yang sama akses ke Masjidil Aqsa dibatasi. Arabnews.com melansir, warga Palestina yang hendak salat Jumat di Masjidil Aqsa, salah satu tempat suci Islam, dibatasi selama Ramadan.

Di Jerusalem, hanya laki-laki Palestina berumur di atas 50 tahun dan perempuan di atas 45 tahun bisa bebas masuk ke Masjidil Aqsa. Pria berusia 45-50 tahun dan wanita berusia 30-45 tahun juga bisa dengan izin khusus.

Namun warga Arab Palestina yang tinggal di Jerusalem Timur yang masuk Israel tidak dibatasi masuk ke kawasan yang pernah menjadi tempat kebangkitan perjuangan Palestina di tahun 2000 itu. Sejak itu, warga Tepi Barat sulit sekali memasuki Jerusalem.